-::: SELAMAT DATANG DI SITUS DEWAN KESEHATAN RAKYAT BREBES :::-

TUMOR WAJAH

AFIFUDIN Penderita Tumor Wajah dari Songgom.

HIDROCEPALUS 1

DIANA NURAENI Penderita penyakit HIDROCEPALUS.

TANPA ANUS

ANTON REHAN Pasien menderita penyakit tanpa Anus.

HIDROCEPALUS 2

PUTRI AGIS LESTIA Penderita penyakit HIDROCEPALUS.

HIDROCEPALUS 3

JULIANA PRATAMA Penderita penyakit HIDROCEPALUS.

Senin, 30 Maret 2015

Perjuangan takan berhenti

Pemerintah Kab.Brebes melalui pengumuman RSUD Brebes, akan menghentikan layanan kesehatan melalui SKTM (Surat keterangan tidak mampu) atau menghapus program JAMKESDA. Langkah RSUD dinilai sepihak dan terkesan terburu2 pasalnya dinas sosial sebagai pelaksana pendaftaran BPJS PBI Untuk masyarakat miskin di kab. Brebes yg belum terjaring melalui BPJS PBI (Pengganti pengguna SKTM) belum siap dan merasa tidak di konfirmasi oleh pihak RSUD Brebes. Dinas sosial dan ketenagakerjaan melalui kabid bantuan sosial bapak Imam Tohid mengatakan bahwa pihaknya merasa kaget atas pengumuman yg dikeluarkan oleh RSUD Brebes,
karena untuk melaksanakan program yang seperti pak Oo Suprana Direktur RSUD brebeskatakan melalui jejaring sosial butuh proses panjang, harus melalui Bintek (bimbingan teknis), validasi data, serta menunggu pendataan ulang yang rencananya akan dilaksanakan dimasing2 desa/kelurahan melalui musyawarah desa.
Setelah data terkumpul barulah dinsos melaporkan ke kementrian untuk diteruskan ke BPJS lalu pencetakan kartu. Proses panjang itu ketika ditanya memakan waktu berapa bulan pihak dinas sosial tidak bisa memastikan "maaf kalau itu kami tidak bisa pastikan karena hal itu menjadi urusan kementerian pusat, kami hanya sebatas pendataan dan mengusulkan" kata pak Imam Tohid ketika dikonfirmasi diruang kerjanya tadi siang.
Dengan demikian sudah dapat dipastikan bahwa dengan tidak berlakunya layanan SKTM oleh pemerintah kab. Brebes dua sampai tiga bulan kedepan masyarakat miskin kab Brebes yg belum punya BPJS bakalan terlantar mendapatkan layanan kesehatan. Lalu siapakah yg bertanggung jawab bila dalam masa transisi proses peralihan program layanan kesehatan dari SKTM menjai BPJS Banya masyarakat miskin terkena penyakit/lebih parahnya lagi ketika sakit tidak mampu berobat karena tidak mempunyai biaya sampai meninggal dunia??? Hmmm....sungguh ironis dan miris lalu apa yg dapat kita perbuat? Satu sisi anggaran kemitraan pengobatan bagi pasien kurang mampu th 2014 yang sebesar 9.165.000.000.000 masih ada sisa di kas daerah sebesar 804.356.600 dan tahun 2015 juga kembali di anggarkan tapi masyarakat miskin hanya mengisap jempol. Semoga ada hikmah.

Masyarakat Miskin Brebes berduka

Tepat pada hari ini 1 MARET 2015 sejarah brebes akan menoreh sejarah baru hilangnya kesamaan hak masyarakat miskin di kabupaten brebes dalam mendapatkan pelayanan di bidang kesehatan di RSUD brebes,semoga saja para pemangku kebijakan ini mendapatkan pencerahan hatinya agar bisa meraksakan betapa sakitnya penindasan ini bagi masyarakat miskin di kabupaten brebes,,kami doakan selalu kesehatan selalu melimpah kepada masyarakat miskin brebes khususnya dan masyarakat miskin di indonesia pada umumnya..RAKYAT SEHAT NEGARA KUAT

MOU BPJS dan JASA RAHARJA

Jika ada masyarakat pengguna atau dalam hal ini yang memiliki kartu BPJS mandiri maupun BPJS PBI (penerima bantuan iuran) mengalami kecelakaan yang bukan tunggal bisa sepenuhnya pengobatanya gratis di total Rumah Sakit  dengan menggunakan kartu BPJS mandiri maupun BPJS PBI (penerima bantuan iuran)

Batasan klaim Jasa Raharja untuk Klaim Asuransi pengobatan kecelakaan yang tidak mengakibatkan cacat fisik permanen adalah Rp.10.000.000,..setelah batasan tersebut barulah jika biaya pengobatan pasien lebih dari Rp.10.000.000 pembiayaanya di teruskan oleh BPJS sehingga masyarakat maupun korban kecelakaan pemilik BPJS maupun JAMKESMAS tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan apapun untuk berobat di Rumah Sakit dengan seseuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

Sayangnya Sosialisasi Ini kami menganggap kurang Maksimal sehingga sering sekali kami ( DKR ) Brebes menemui banyak masyarakat memiliki kartu BPJS mandiri maupun BPJS PBI (penerima bantuan iuran) yang mengeluarkan biaya tambahan jika mengalami kecelakaan bukan tunggal.

Sebagai bahan Evaluasi Kami harap dari pihak terkait bisa berupaya memaksimalkan Sosialisai dari semua progam yang menyangkut Hajat masyarakat umum sehingga masyarakat benar benar dapat meraskan program program yang telah di canangkan oleh pemerintah demi maksimalnya dalam pelayanan kesehatan masyarakat miskin di bidang kesehatan pada khususnya

Kamis, 25 Desember 2014

DKR sebagai lembaga swadaya masyarakat yg peduli terhadap upaya peningkatan pelayanan kesehatan,khususnya pelayanan kesehatan bagi pasien tdk mampu membuka diri untuk menolong sesama kepada masyarakat miskin untuk menuntut HAK layanan kesehatan bagi pasien tdk mampu tanpa diskriminasi oleh pihak penyelenggara layanan kesehatan masyarakat melalui program2 pemerintah yg berbasis pada pembiayaan pelayanan kesehatan masyarakat tdk mampu..RAKYAT SEHAT NEGARA KUAT

Kamis, 31 Oktober 2013

Kunjungi Pasien yg masih dalam perawatan

Di sela sela kesibukan mencari nafkah,walaupun tengah malam ku sempatkan berkunjung ke rumah sakit agar saudara saudara kita yg tdk mampu lepas dari jeratan diskriminasi pelayanan dan di manfaatkan oleh oknum yg tdk bertanggung jawab..mohon dukungan dan do'anya ya saudaraku



Selasa, 29 Oktober 2013

Pasien Bpk Daryono Kelurahan Gandasuli Kec.Brebes


Mohon do"anya untuk kesembuhan atas nama bpk DARYONO Warga Gandasuli Brebes salah satu saudara kita yg saat ini dalam kondisi kritis dalam perawatan di Rumah sakit islam yg kemarin kami mediasi

Tumor Punggung Pasien Dari Cipelem, Bulakamba, Brebes

 Sepulang kerja langsung turun melaksanakan Amanah dri Dewan Kesehatan Rakyat brebes menghantarkan Pasien atas nama Awaludin umur 4 th warga dri cipelem kec.bulakamba brebes.
sekarang telah kami hantarkan dan dalam perawatan di Rumah sakit islam tegal.diagnosa sementara dokter pasien menderita tumor punggung
Mohon doanya,semoga pasien dapat tersembuhkan dri penyakit yg di deritanya sekarang...RAKYAT SEHAT NEGARA KUAT